Cara Add / Membuat Email di Directadmin

Cara Add / Membuat Email di Directadmin

Berikut adalah tutorial cara add atau membuat email di Directadmin, pastikan login dulu ke akun Directadmin anda terlebih dahulu

1. Pilih Domain yang akan di create email

2. Pilih menu Email Accounts

3. Pilih Create Account

4. Isikan Username, Password dan Quota emailnya

5. Terakhir pilih Create account

Untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar berikut:

Cara Mudah Migrasi dari CPanel ke Directadmin

Dengan alasan tertentu beberapa penguna CPanel beralih ke Directadmin. Namun beberapa orang terkendala menganai bagaimana cara tercepat migrasi dari CPanel ke Directadmin tanpa harus seting dan pindahkan datanya satu per satu. Pada saat ini dari pihak Directadmin memang belum membuatkan tool konversi data dari CPanel ke Directadmin, namun ada script bantuan dari custombuild.eu yang sangat membantu mempercepat proses migrasi dari CPanel ke Directadmin.

Berikut adalah tahapannya:

1. Server CPanel

  • Backup data lama CPanel ( Bisa menggunakan menu backup pada cpanel)
  • Pindahkan atau copykan ke server Directadmin

Jika sudah dipindahkan ke server Directadmin berarti sudah selesai proses di CPanel, selanjutnya di proses server Directadmin

2. Server Directadmin

Tempatkan semua backupan ke /home/all_backups/ selajutnya adalah installasi script konverter data CPanel ke Directadmin

# mkdir /root/cpanel_to_da
# cd  /root/cpanel_to_da/# wget -O cpanel_to_da.sh http://www.custombuild.eu/cpanel/cpanel_to_da.sh
# chmod +x cpanel_to_da.sh
# wget -O cpanel_da_roundcube.php http://www.custombuild.eu/cpanel/cpanel_da_roundcube.php.txt
# wget -O php_sql_parser.tar.gz http://www.custombuild.eu/cpanel/php_sql_parser.tar.gz
# tar xzf php_sql_parser.tar.gz
# rm -f php_sql_parser.tar.gz

Kemudian proses selajutnya adalah mengkonversikan data CPanel ke Directadmin, disini data hasil konversi kita masukan ke /home/admin/converted_backups

# mkdir -p /home/admin/converted_backups
# for i in `ls /home/all_backups/`; do { ./cpanel_to_da.sh /home/all_backups/$i /home/admin/converted_backups; }; done
# chown -R admin. /home/admin/converted_backups

TERKADANG PROSESNYA LAMA KARENA BESARNYA FILE, JADI JIKA INGIN MENJALANKA DI BACKGROUND PROSESNYA PERLU DITAMBAHI  &>/dev/null &

# for i in `ls /home/all_backups/`; do { ./cpanel_to_da.sh /home/all_backups/$i /home/admin/converted_backups; }; done &>/dev/null

Sampai tahap ini berati sudah punya backupan dengan format yang sesuai dengan Directadmin di /home/admin/converted_backups. Selanjutnya adalah proses import data ke Directadmin menggunakan menu “Admin Backup/Transfer” ada 3 tahapan restore disini:

Step 1: From Where
Select directory for restore.  (Lokasi file backup sesuai tutorial ini di /home/admin/converted_backups)
Step 2: Select IP
Select IP address used for restore. (Pilih IP yg akan di gunakan Share atau Dedicated IP)
Step 3: Select File(s)
Select backup files to restore. (Pilih file yang akan di import ke Directadmin)

Demikian informasi ini, semoga dapat membantu. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan.

Best Regards

 

Install FTP Server di VPS Centos 7

Begitu pentingnya akses FTP untuk keperluan transfer file dan lain-lain membuat aplikasi FTP wajib terinstall di sever. Berikut ini panduan install yum install vsftpd ftp -y(Very Secure File Transport Protocol Daemon) di VPS dengan Centos 7.

Perintah ini harus di eksekusi menggunakan user “root”

# yum install vsftpd ftp -y

Selajutnya adalah menkonfig setingan default vsftpd  (ini optional tetapi sangat kita rekomendasikan untuk di setup seperti ini)

# vi /etc/vsftpd/vsftpd.conf

Cari dan lakukan perubahan pada file vsftpd.conf seperti berikut:

[...]
## Matikan anonymous login ##
anonymous_enable=NO

## Uncomment ##
ascii_upload_enable=YES
ascii_download_enable=YES

## Uncomment - Enter your Welcome message - Ini hanya optional saja ##
ftpd_banner=Welcome to UNIXMEN FTP service.

## Tambahkan pada akhir ##
use_localtime=YES

Enable dan start service vsftpd

# systemctl enable vsftpd
# systemctl start vsftpd

Tambahakan Port 21 untuk service ftp di firewall

# firewall-cmd --permanent --add-port=21/tcp
# firewall-cmd --permanent --add-service=ftp

Restart Firewall

# firewall-cmd --reload
# setsebool -P ftp_home_dir on

Create FTP User

Karena secara defaul user root tidak diperbolehkan login FTP karena alasan keamanan, maka harus dibuatkan user terlebih dahulu

# useradd netidftp
# pass netidftp

Sekarang coba akses FTP anda bisa menggunakan filezilla atau langsung di teminal server

# ftp IP_Server atau Hostname

Jika berhasil maka akan dihadapkan dengan pesan seperti berikut

Connected to 192.168.1.101 (192.168.1.101).
220 Welcome to UNIXMEN FTP service.
Name (192.168.1.101:root): sk
331 Please specify the password.
Password:
230 Login successful.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

Demikian panduan install FTP server menggunakan vsftpd pada server dengan sistem operasi Centos 7. Semoga dapat membantu pembaca.

Best Regards,

Mengatasi Sistem Backup Directadmin yang Gagal Karena Sistem High Load

Jika menemui kasus server directadmin dengan high load sistem dan kebetulan sistem backupnya tidak berjalan dengan pesan error seperti berikut:
Performing sanity checks: Completed
Checking load average: System load higher than acceptable limits, aborting…
Performing cleanup operations: Completed

Berarti anda harus mengubah dulu setingan default maximum MAX_LOAD agar sistem tetap melakukan backup
Setingannya berada pada: /usr/local/sysbk/conf.sysbk

Anda harus menaikan ke yang lebih tinggi, contoh di kita naikan menjadi 50

MAX_LOAD=”50″

Demikian informasi ini, semoga dapat membantu. Terima kasih

Cara Mematikan Kill Proses Backup di Directadmin

Terkadang dengan alasan tertentu kita ingin mematikan proses backup yang berjalan pada sistem Directadmin. Berikut ini adalah cara untuk mematikan proses backup pada Directadmin:

Proses backup berjalan pada sysbk, jadi harus di kill dulu proses ini
[root@server]# ps ax |grep sysbk
19366 pts/0 S+ 0:00 grep –color=auto sysbk
27997 ? S 0:00 /bin/sh /usr/local/sysbk/sysbk -q
27997 ? S 0:00 /bin/sh /usr/local/sysbk/sysbk -s

[root@server]# kill 27997 27997

Selanjutnya juga harus kill proses tar atau  kompresi file di sistem
[root@server]# ps ax |grep tar
[root@server]# kill 15427

Kemudian membersihkan hasil backuan tadi jika tidak dibutuhkan, contoh disini lokasinya berada di /home/backup

[root@server]# rm -rf /home/backup/09-01-19/

Sampai disini sudah selesai semua proses mematikan atau kill prosess backup pada Direactadmin.

Semoga membantu. Terima kasih

Mematikan atau Disable MySQL Strict Mode di CPanel

Berikut adalah cara mematikan atau Disable MySQL Strict Mode di CPanel (ini juga bisa diterapkan di server yang tidak menggunakan CPanel – intinya sama). Biasanya kenapa  strict mode dimatikan, karena strict mode akan melakukan kontrol kesalahan (invalid/ missing value) pada perubahan data seperti insert, update atau create tabel. Kesalahan pada nilai dapat berasal dari banyak faktor misalnya, tipe data pada kolom yang salah atau keluar dari range.

Dibawah ini adalah tahapnya

  1. Login SSH menggunakan root
  2. Baiknya lakukan backup konfigurasi setingan my.cnf lama
    # cp /etc/my.cnf /etc/my.cnf.backupstrict
  3. Buka /etc/my.cnf
    # vi /etc/my.cnf
  4. Tambahkan sql_mode=”NO_ENGINE_SUBSTITUTION,STRICT_TRANS_TABLES” pada file my.cnf
    sql_mode=”NO_ENGINE_SUBSTITUTION,STRICT_TRANS_TABLES”
  5. Save dan jangan lupa restart Mysql
    # Service mysql restart

Kemudian untuk melakukan pengecekan apakah setingan strict modenya sudah benar apa belum, berikut adalah tahapnya

  1. Ini dilakukan setelah restart mysql
  2. Ketikan / paste perintah
    mysql -e “SELECT @@sql_mode;”
  3. Jika muncul tulisan “NO_AUTO_CREATE_USER” itu artinya Strict Mode telah disable (nonaktifkan)
Cara Gampang Install SSL Let’s Encrypt di DirectAdmin

Cara Gampang Install SSL Let’s Encrypt di DirectAdmin

Berikut adalah cara gampang install SSL Let’s Encrypt di DirectAdmin pada domain anda.

1. Pilih domain anda yang akan di install SSL Let’s Encrypt pada sudut kanan atas

2. Pada menu “Account Manager” pilih SSL Sertificate

3. Pilih “Free & automatic certificate from Let’s Encrypt”

4. Domain yang akan di install biasanya akan otomatis terconteng hal ini karena di tahap 1 telah dipilih domainnya

5. Save untuk menginstall SSL
Kalau berhasil nanti di akhir installasi akan muncul popup seperti ini:
Checking Certificate Private key match… Match!
Certificate for domainanda.com has been created successfully!

6. Tunggu sekitar 5 menitan biasanya domain anda sudah bisa diakses menggunakan https

Sebagai referensi tambahan kita lampirkan gambar setingannya:

Informasi Promo Hosting Paket Special Gold Diskon Tahun Baru di Netid.co.id

Informasi Promo Hosting Paket Special Gold Diskon Tahun Baru di Netid.co.id

Hello,

Postingan ini ditujukan untuk kustomer lama maupun calon kustomer Netid.co.id. Kemudian sesuai topik, mengingat akan berakhirnya tahun 2018 dan akan memasuki tahun baru 2019 kali ini Netid mengadakan diskon besar untuk Paket Special Gold yang merupakan paket “Best Seller” di Netid. Kali ini kita beri diskon $8.5 atau kalau di kurskan $1 = Rp.13.500 berati potongan diskonnya  Rp.114.750 dan anda hanya perlu bayar $1.5 USD atau Rp.20.250 /bulan. Pembelian wajib menggunakan koupon NETID-TAHUN-BARU

Selanjutnya mengenai masa diskon ini recurring/keberlangsungan setiap perpanjang apa hanya bulan pertama, jawabnya hanya berlaku pada bulan pertama atau order pertama kali. Kemudian untuk perpanjang Paket Special Gold tetap diharga normal Rp.135.000 /bulannya.

Berikut ini adalah cara order Paket Special Gold dengan menggunakan koupon NETID-TAHUN-BARU

  • Tahap pertama buka situs resmi https://www.netid.co.id/ dan pilih paket Paket Special Gold 

  • Tahap kedua

  • Tahap Ketiga

  • Tahap Keempat

  • Tahap kelima

 

Demikian informasi diskon Paket Special Gold dengan koupon NETID-TAHUN-BARU, semoga informasi ini bermanfaat untuk semua. Terima kasih

Salam,

Cara Seting HTTPS atau SSL Gratiss Menggunakan Cloudflare pada Website WordPress

Cara Seting HTTPS atau SSL Gratiss Menggunakan Cloudflare pada Website WordPress

Lengkapnya fitur gratisan pada cloudflare untuk kebutuhan website modern pada saat ini, membuat banyak pemilik website beralih ke cloudflare. Fitur gratisan di cloudflare sudah sangat bagus dan banyak, mulai dari dns management, security dll, jadi sangat disayangkan jika kita belum menggunakan cloudflare sebagai jembatan antara domain dengan server.

Kali ini saya akan memberikan panduan menggunakan fitur ssl / https gratis di cloudflare pada website WordPress. Sekedar saran dari saya, ada baiknya anda install dulu plugin “CloudFlare Flexible SSL” di WordPress anda, plugin ini lumayan membantu mengurangi resiko error website saat installasi ssl nanti.

  1. Setingan pada wp-admin harus seperti ini sesuai gambar
  2. Pindah ke cloudflare pada menu “Crypto” dan jadikan seperti di gambar ini

Sampai tahap ini mustinya website anda sudah bisa diakses menggunakan https dengan tanda “gembok hijau” pada URL browser mozilla/chrome.

Sedangkan jika anda belum menggunakan cloudflare sebelumnya dan masih belum tahu bagaimana menghubungkan domain baru/domain lama anda ke cloudflare, berikut adalah tutorialnya:
https://www.netid.co.id/docs/tutorial-cara-mengarahkan-dns-cloudflare-ke-ip-server-netid

Catatan:

Jika anda menemukan error dan ingin mengembalikan ke setingan semula tanpa https maka anda harus edit url melalui phpmyadmin terlebih dahulu. Berikut tahapnya:

  1. Buka phpmyadmin
  2. Cari database web anda
  3. Pilih table wp_option
  4. Edit kolom “siteurl” dan “home” jadikan http
  5. Seperti contoh gambar berikut
Netid.co.id | IT Solution and Web Hosting Provider | Term Of Service | Facebook Page Support | Careers | Program Kerjasama